h1

Jumat ini…

November 6, 2009

Gue gak pernah tau apa yang mesti gue siapkan ketika suami gue memutuskan untuk berangkat ke NTT sana. Gak pernah tau. Gak pernah ngerti kalo ada nyamuk ganas yang bisa membuat kondisi tubuh lemas dan hampir mati.

Gua bahkan gak pernah tau kalo masih ada penyakit yang namanya Malaria. Gue cuma tau demam berdarah, dan selama penanganannya tepat, gue gak pernah merasa itu penyakit mematikan.

Tapi sekarang gue di hadapi pada kenyataan suami gue sendiri terkena Malaria. Penyakit ini baru terdeteksi lagi setelah hari ke dua di rumah sakit. Padahal sabtu kemarin sudah di cek, dan malarianya negatif.

Penyakit ini jahat banget…jahatttttttt bangettttttttt….

Suami gue masuk rumah sakit minggu malam. Gue udah melewati hari di mana suami gue tidak membuka dan mengangkat matanya. Gue menyaksikan suami gue berteriak karena sakit kepalanya. Gue yang berdoa mambacakan surat-surat Al-quran, untuk mendapatkan kesembuhan dari Tuhan.

Gue terpaksa harus melihat badan dan tubuh Suami gue bengkak. karena kumannya sekarang sudah menganggu ginjalnya. Dan kini di tambah batuk.

Gue merasa marah…marah sama diri gue sendiri. Kenapa sewaktu suami gue berangkat gue sama sekali gak prepare apa-apa ???

Kenapa gue sama sekali buta informasti tentang penyakit malaria ini???

Kenapa gue bisa sebego dan setolol ini???

Ketika selasa malam Tatang pulang, dia mengaku letih. Esoknya badannya panas. Gak sedikitpun gue berpikir itu malaria. Tapi ketika gak enak badannya masih ada sampai Sabtu. Gue membawanya ke rumah sakit. Hasil tes Malarianya masih negatif, cuma trombositnya aja yang turun banget. Maka diagnosa dokter pasti demam berdarah kan?

Minggu malam gue masuk rumah sakit. Bukannya gue gak mau langsung di rawat. Tapi masuk rumah sakit itu bukan cuma perkara uang. Ada letih, ada repot, sementara gue sendiri punya kewajiban kantoran. Tapi sakit kepalanya Tatang membuat kita semua takut. Sakit kepalanya seperti tidak normal, bukan hanya berat dan pusing. Tapi dia berteriak-teriak kesakitan. Itulah kenapa kami putuskan untuk membawanya.

Sampai hari ini.

Badannya masih panas. Tatang sendiri di tangani oleh dua dokter. Kesulitannya adalah obat malaria itu sendiri tidak banyak beredar di apotik Jakarta. Padahal kami mengambil kelas utama maksudnya adalah agar kami tidak repot mengantri di apotik. Tapi karena sulit, dan kami minta penanganan cepat, kami jug terpaksa mencarinya di apotik-apotik Jakarta.

Gue belum bisa cerita detail banget. Pikiran gue terbelah, setiap harinya gue menunggu suami gue dari pagi sampai jam 10 malam. Baru kemudian di gantikan oleh seorang kerabat yang menginap.

Kamu tau apa yang paling gue takutin?

Ketika seorang perawat berkata:

“Bu, kami sudah coba semua yang kami bisa. Semua obat sudah masuk. Tinggal tangan Allah lagi yang berkehendak”

Dan, berderailah air mata gue.

Terlebih lagi pada saat perawat itu mengatakannya kondisi Tatang betul-betul sedang tidak sadar….

Ya Allah…

Berikanlah yang terbaik atas kehendakmu. Berikanlah aku kekuatan. Berikan suami ku perlindungan untuk selamat dan bertahan dari ujian serta cobaan ini.

Amien.

h1

Menjawab Pertanyaan.

Oktober 30, 2009

Wiken time everybody!

Senang sekaliiii…kita akhirnya sampe ke wiken  lagi. Semua bt dan sebel di pending aja dulu sampe hari Senin..hehe…dan apa yang mau gue lakukan sekarang adalah. Gue ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di sampaikan ke gue. Biar gampang, gue akan memberitahukan dari mana pertanyaan itu berasal. So, kita mulai aja langsung ya :)

O iya, balik lagi. ? Inget kan kemarin gue cuma bilang kalo gue akan menjawab pertanyaan yang ingin gue jawab saja. Jadi yang kira-kira gue gak tau jawabannya, atau mungkin gue gak terlalu tertarik untuk menjawab. Akan gue lewati saja :)

Kenapa sih Yes, elo begitu excited karena udah setahun lagi elo bakal jadi THE THIRTY sementara orang lain *baca: gue* bisa kepikiran setengah mati? dari Lala/www.jeunglala.wordpress.com
Well, La…gue rasa lo udah sering banget denger kalimat : Tua itu pasti, dan dewasa adalah pilihan. Tidak otomatis dengan menjadi tua gue akan menjadi dewasa. Tapi…gue belajar dari waktu, La. Gue setidaknya tau bahwa ketika gue berumur 26, 27 dan 28..gue manusia seperti apa. Tapi ketika gue turning menjadi 29. Gue sadar banget seharusnya bisa melakukan yang lebih baik lagi. Nah! heheheh…berhubung gue juga telah menjadi salah satu korban dari film Sex and the City! wekekekekekekke….di mata gue, 30 usia yang sempurna! wihihihihi. Di usia segituh perempuan tidak akan begitu cerewet akan hidupnya, tidak akan begitu banyak pertimbangan, akan jauh-jauh lebih bijaksana…dan …seharusnya…lebih banyak bersyukur tentang apa yang terjadi dalam hidupnya. Juga pastinya, jauh – jauhhhhh terlihat lebih segarrrrrrr and kerreeennnnnnnnnn! uhuy!

30? Owh…can’t hardly wait dehhhhh :)

kenapa nama mbak yessy mesti yessy muchtar, kenapa nggak yeni jayusman! dari Trendy/www.trendygalih.com
Sebenarnya nama gue adalah Mawar mewangi….udah itu aja….*pasti kamu bacanya kesellll bangettttttttt, wekekekekekekke*

Kenapa ya kita gak pernah email-email-an kayak dulu lagi Mba???
dari Nita/www.gendhismanis.wordpress.com

Wah…Gimana kamuuuu, udah punya pacar baru keknya! cerita cerita lagi donnnn! aku juga kangennnnnnnnnn! hihihihihihi

yes…sayang sama gw ga? dari Ria/www.riachoosen.net
Gue sayang gak Yaaa..sama elooo?? Mmm…Sayang gak yaaaa??? *berpikir keras*
YA SAYANG LAH!!!
Cuma Ria, gue harap lo juga mengerti karakter gue. Sayangnya gue bukan cuma bermulut manis dan mendukung lo kemanapun lo pergi. Gue akan teriak kalo emang gue butuh. Karena sering kali telinga kita di tulikan oleh hal-hal tertentu yang belum tentu baik buat kita. Sayangnya! kita sendiri belum tentu sadar akan itu. Gue mungkin tidak pintar berkata manis, tidak melimpah dengan kasih sayang. Tapi gue penuh perhatian sama orang-orang di sekeliling gue. Hanya caranya memang terkadang sulit untuk di mengerti…hehe. You know me, lah :)
Gue mungkin terlihat galak, kasar, dan judes. Tapi gue juga bisa nangis dan sedih kalo liat orang-orang yang gue sayangi tersakiti.
Jangan pernah takut untuk berbeda pendapat sama gue. Ya. Jangan pernah takut untuk bersinggungan. Timbul konflik ? Ada masalah? Kita bisa selesaikan secara baik-baik kan :) Lagian…Masalah apa siyyyy yang gak bisa di kelarin baik-baik..Selama kita masih mau dan ingin berteman. Ya gak? :)

kenapa suami gw bilang aku mirip ama foto kmu yg pake baju item itu…?apa disandingin aja yak fotonya?salam kenal ya! Dari Mery (gak ada url)

Lah, situ kasih tau dulu don fotonya :) jadi sini bisa tau kita mirip apa enggak…hehehe

Selebihnya pertanyaan menanyakan kabar gue. Jawaban gue? pasti baik :) gue dalam keadaan sehat :) alhamdulilah.

Segituh dulu ya, guys. I will see you soon. Kalau masih ada yang ingin memberikan pertanyaan…silahkan :)

Met wikennnnnnn!

h1

Menunggu Pertanyaan.

Oktober 29, 2009

Suami gue udah pulang.

So i hope everything is gonna be better.

 

Gue pernah dapet PR dari seorang teman. PR itu belum pernah gue kerjain sampe sekarang. Hehehe…PRnya sendiri kalo gak salah 30 hal tentang gue. Nah, sekarang…gue mau mengerjakan pr itu. Cuma saja, gue mau mengumpulkan pertanyaan dari teman-teman.

 

So, gue persilahkan teman-teman untuk mengajukan pertanyaan tentang gue. apa aja…silahkan. Kelak si gue yang akan memilih pertanyaan mana yang akan gue jawab dan gue tayangkan di blog ini. Hue hue hue…

Misalnya, gue kasih contoh ya…

Kenapa si Yess, lo suka banget dandan?

Kenapa si Yess, lo gak bisa biasa aja dan berkomentar datar kalo lo gak suka sama suatu hal?

Atau…

Kenapa siy Yess, lo mesti operasi ganti kelamin segala?

Silahkan…

Gue akan menjawab pertanyaan dari komentar terkini. Seandainya ada 5 komentar yang bertanya, maka gue akan menjawab keesokan harinya. Begitu seterusnya. Tapi kalo ada ide nulis…hehehhe…gue gak akan menjawab pertanyaan itu. Keren banget kan cara gue untuk ngeles gak ada ide dan menghindari gak ada postingan baru? *ditendang*

 

 

Good day!

h1

Yang Tak Akan Pernah Berhenti Di Bicarakan.

Oktober 28, 2009

Beberapa waktu yang lalu, gue penah ngobrol saat makan siang bersama mas Sigit. Gak tanggung-tanggung, hal yang kita bahas saat itu adalah. POLIGAMI.

Mampus gak tuh…

Bukannya malah jadi gak selera makan ya? kalo ngomongin hal begituan? begituan gimana? beginian aja dehhhh. *keplak*

Percakapan kami ini sebenarnya berasal  dari sebuah berita yang mengatakan bahwa Indonesia sudah memiliki klub poligami. Otomatis berita tersebut menumbulkan pro kontra. Gue sebagai perempuan pastinya menolak yang namanya poligami.

Menurut gue pribadi, keberadaan poligami jangan di sangkut pautkan dengan agama. Karena nantinya hanya akan menyudutkan agama itu sendiri. Dalam kasus ini cuma agama islam lah yang membolehkan adanya poligami. Jadi seolah-olah jika ada  pihak yang menyinggung poligami, pihak tersebut juga melecehkan islam. Susah ya?

Gue sendiri, sebagai perempuan biasa yang ilmu tentang agamanya masih cetek. Belum begitu ngerti di mana ilmu ikhlas dari poligami, Kenapa orang mau berbagi suami dengan orang lain? Emang gak ada cara lain untuk bisa mendalami ilmu ikhlas?

Sekali  lagi…sorry niy yeee…..aye kagak ngerti, boss. Gue siy maunya hidup itu adil. Satu wanita, satu lelaki. Susah banget ya?

Hebatnya…ada aja wacana tentang betapa egoisnya kaum perempuan yang tidak mau membagi suaminya dengan perempuan lain. Perbandingan perempuan dan laki-laki kan tidak seimbang, jadi ketika kita tidak merestui kaum laki-laki melakukan poligami, sama saja dengan kita mengijinkan suami-suami kita itu berzinah di depan mata kita sendiri.

Dich! Pinterrrrr aja bikin pembenaran sendiri. Sekarang gini aja. Syarat dari melakukan poligami itu adalah…jika mampu.

Mampu kah dirimu berlaku adil?

Adil di sini bisa kita kategorikan dalam berbagai hal loch, bukan cuma uang, bukan cuma rejeki, bukan cuma jatah tidur! Tapi juga termasuk…kalo si laki-laki udah bisa bikin orgasme istri kedua sebanyak 4 kali, maka perlakuan kepada istri pertama juga harus persis sama! kalo enggak, itu udah gak adil namanya! ya ..kalo menurut gue siy gitu…*ngeles dari timpukan teh botol*

Lagipula…kata “mampu” dalam berpoligami itu sendiri juga gak mudah. Gak akan pernah mudah. kembali lagi bicara tentang adil. Adil ini siapa yang memutuskan? Adil di sini di lihat dari pandangan siapa? sang lelaki? sang perempuan? Jika menurut sang lelaki dia sudah berbuat adil tapi menurut istri-istrinya belum sama sekali….bukan adil lagi namanya…

Susah kan?

Gak mudah kan?

Poligami dalam arti dan ajaran islam gue rasa udah jauhhhh bergeser, karena sang pelakunya sendiri tidak melakukannya dengan benar.

Gue sok tau? gue sok pinter? Biarin! gue cuma mau mengungkapkan dari sudut pandang gue.

Buat gue siy simple aja….

Mau poligami?

Silahkannnnnnnnnn….

Asal jangan laki gue!!! *megang golok, clurit, sabit, arit*

 

Lagian kenapa mesti poligami siy? Poliklinik keknya lebih bermanfaat? *ngeloyor sambil pake pensil alis*

h1

People Call It ; Marriage…

Oktober 27, 2009

Seorang perempuan baru saja menghempaskan tubuhnya di atas kasur,  dia baru saja pulang kantor yang jaraknya kurang lebih 40km dari tempat tinggalnya itu.  Sang anak yang baru berumur dua tahun sedang bermain di luar bersama pengasuhnya.

Perempuan itu harus cepat mandi, waktu mengejarnya…dia harus menyempatkan diri bermain dengan anaknya. Dia mengangkat tubuhnya malas, dan baru saja hendak keluar kamar, sedetik kemudian…telphonenya berbunyi.

Nama seorang teman tertera di sana….

“Yessy…”

“HEH!!! gue mau curhat!! gue mau curhat!!! dengerin gue!!!”

“Gak usah pake toa, nyet…gue gak budek”  sang perempuan itu kembali merebahkan tubuhnya kembali ketempat tidur, firasatnya mengatakan percakapan lewat telepon ini tidak akan sebentar.

“Gue tuh bingung yaaaa sama cowok yang memiliki penis di dunia ini! bingung! anjritttt, mereka tuh kalo naro otak di penis kali yeeee! jadi bawaannya hornyyy muluuuuu! heran! kalo mikirin yang seputar selangkangan aja cepet! giliran punya masalah sama istrinya bukannya di selesaikan malah di diemin! sinting!! gue gak ngerti mesti gimana lagiiii settttaaaannn!!!”

“Yaelah…berantem buuuuuu???”

“Bukan berantem lagi!!! saking keselnya gue udah bilang sama dia kalo gue minta cere!”

“…”

“Yess!!! jangan diem ajeeee, nyettttt! entar lo tidur lagi!”

“Gimana cara gue bisa tidur kalo lo sibuk teriak-teriak di kuping gue, bencong!”

“Kasih tau gue mesti gimana coba! Laki gue di ajak diskusi kebanyakan diem! he eh, he eh aja! giliran gue marah, ehh dia pergi! ..kessell!”

“Cong, masalahnya apa siy? sampe lo segituh kesalnya?”

“Jadi semalam ituuu gue mandi dan lupa bawa anduk! terus gue minta tolong sama laki gueeee, gue teriakin dehhh. Eh tuh orang budek! walhasil gue keluar kamar mandi telanjang bulet! Ehhhh, pas dia liat gue telanjang gituh dia malah nomprok gueeee, disangkanya gue minta di  pakeeeeeeeee! yaelah Yess!! yang ada dia gue dorong! ehhh karena kamar gue licin bekas basah-basah air mandi gue yang gak andukan. Jatuhlah dia! dan dia jadi marah besar! See??? Siaapa coba yang seharusnya marah?!?! Gue apa dia?!!? Pas gue ngambek, dia malah ngamuk! sampe gak mau tidur seranjang! dan sukses gak mau negur gue sampe detik ini!!!”

“HAH???”

“Kenapa?”

“Lo berantem cuma gara-gara gituh doang?!?!”

“Iya….emang kenapa?”

“TOLOL!!! selesein masalah lo sendiri! gue mau mandi! anak gue entar keburu tidur!”

“Tapi…Yess…sebenarnya apa siy yang sedang gue hadapi sekarang ini namanya apa??? Gue gak ngerti! bingung! capek!!!”

“Lo mau tau itu namanya apa?”

“Iya!! apa namanya kalo laki-laki gak bisa ngerti perempuan! Dulu aja waktu pacaran enak di ajak kerjasama…sekarang?? Blah!”

People call it …Marriage!!!”

 

 

 

Dan perempuan itu pun, langsung menutup telponnya. Meneruskan niatnya yang tadi tertunda…Mandi.

 

 

 

*buat seorang teman di sana…Welcome to the club my dear ;) usia pernikahanmu baru 7 bulan kan? just enjoy it, the up and down…this is my new definition of marriage. It make’s  you laught, it make’s you cry…that’s the two things you have to buy ;) *

h1

Bukan Sembarang Pesta, it is Pesta Blogger 2009!

Oktober 26, 2009

Ahhhhh…

Akhirnya gue berkesempatan juga untuk menyicipi pesta blogger 2009 yang di adakan Sabtu kemarin, Oktober 24 2009.

Gue gak dateng dari awal. Jadi dateng agak telat. Udah janjian sama Eka. Dan begitu sampai di sana gue di sambut sama gerombolan Orang sinting, Indah, nyunyu.

Secara utuh, acaranya sendiri bagus banget. Tahun ini ada acara break session yang di bagi perkelompok. Gue kebagian kelas Blog ethic.

Dari situ gue tau kalo sebenarnya gak tepat juga kalo blog di sebut tempat pribadi. Dia berbeda dengan email, di mana semua orang memiliki akses untuk membacanya. Blog adalah sarana umum. Jadi sebenarnya, kita pun harus memiliki etika dalam menulis. Sedangkan etika itu sendiri tentunya berkaitan erat dengan budaya. Di indonesia yang memiliki keragaman budaya, tentunya hal ini tidak mudah di lakukan. Sebagai contoh, kata-kata yang biasa di ucapkan di suatu daerah dan menjadi kalimat canda biasa, bisa jadi menjadi kalimat kasar bagi daerah lain. Hal tersebut di kemukakan oleh seorang pria besar yang duduk persis di depan gue. Si mas-mas ini mengenakan kaos berwarna hitam yang tulisannya : komunitas bloger surabaya. www.dunianopy.com

Okey, ini pelajaran…besok-besok make sure lo pake kaos yang ada tulisan promosi blog lo. Karena sepanjang si mas ini duduk di depan gue, tulisan alamat blognya betul-betul terekam jelas di otak gue.

Jujur, waktu diksusi di mulai sampe mau abis. Gue berasa pengen bunuh diri. Kenapa? Ya iyalahhhh….ada bapak-bapak yang punya blog finansial. Terus ada yang blognya tentang dunia hukum. Ada juga blog tentang aktifis perempuan. Nah…apa kabar nasib blog gueeeee!?!? Gimana caranya gue ngomongin etika segalaaaaa!?!?

Dan akhirnya, gue mengeluarkan suara…

“Ginih ya mas. Dari tadi kan kita ngomongin etika dalam blog di bidang yang bermanfaat. Nah, sekarang apa kabar dengan blog lucu-lucuan bin ngaco kayak punya saya? Bisa-bisa saya di penjara cuma gara-gara ngomongin kaos ketatnya saipul Jamil?

Dan yak…semuanya tertawa…acara yang tadi membuat gue ingin bunuh diri, sekarang cuma membuat gue MALU saja…

Di kelas itu gue duduk bersebelahan sama seorang cowok yang tampangnya galak bin sombong…

Gue tanya..”Blognya apa?”

Dia jawab..”alamatnya panjang”

Gue suruh catet alamatnya di kertas yang gue pegang. Lantas dia juga catet alamat blog gue.

Sampe akhirnya gue tanya…”Main FB gak?”

Dia jawab…”Fb nya di setting gak bisa di add”

………………….

DICH!!! ? Ni orang sombong gellaaaaaaaaaaaa. TAPIIIIIIIIIIIIIIIII

Ternyata oh ternyata. Ketika gue meninggalkan komen di blognya, niy orang sinting juga! udah gituh ketika dia ngeadd FB gue, baru ketahuan..kalo niy orang sampulnya aja yang sombong bin galak…hihi…Ampunnn Dottt…ampunnn. Karena dia ternyata…lucu banget! hehehe…nice to know you as a new friend Dot. Kalo temen-temen mau mau kenalan sama si Didot, please visit his blog at

http://universitas-kehidupan.blogspot.com

Percaya deh, isinya gak seberat judulnya kok, dan yang nulis aslinya orang yang menyenangkan :) *nanti gue email nomer rekening gue buat transfer ya Dot :p*

Intinya siy, kalo ngomongin etika dalam ngeblog. Gue percaya kita semua punya niat yang baik dalam menulis. Kontrol diri kita pertama kali adalah..hati nurani…tsah! gak nyangka gue bisa ngomong begini :p hihihi.

But, the best part of  having pesta blogger 2009 adalah…You got the chance to meet all your blogger friends :) kopdar besar-besaran!!! Edan! gak nyangka deh bisa sebesar ini :)

Banyak yang gue gak kenali, tapi melambaikan tangannya sambil bilang…”Mbak Yessy muchtar kan, ya?” dan cuma gue jawab dengan anggukan. Susah mau deketin, wong yang negur di bawah gue di atas jeh…

Akhirnya ketemu Dimas novriandi. Walaupun cuma bisa saling dadah-dadahan dari jauh. Untung dia sadar itu gue, takutnya dia menyangka gue umbul-umbul pesta blogger..gak asik banget  :p

Ketemu Billy, ketemu Joey dan istrinya Chi plus baby Vio. Liat Ndoro kakung yang mondar-mandir…mau negur maluuuu, gak ada nyaliiii..hihi. Doh..pokoknya asik dan seru banget :)

Tapiiiiiiiiiiii…lebih seru lagi poto-potonya dong guyssss :P wekekekekekkekeke ..teteppppppppppppppp :p

Bertemu Eka :)

Bertemu Eka :)

panitia tau aja, kalo bakalan banyak blogger narsis mejeng di sini :p

panitia tau aja, kalo bakalan banyak blogger narsis mejeng di sini :p

This picture taken by Eka, sekarang udah jadi picture profil di FB hahaha!

This picture taken by Eka, sekarang udah jadi picture profil di FB hahaha!

tim berisik yang suaranya ngalahin mc ...wekekekeke

tim berisik yang suaranya ngalahin mc ...wekekekeke

Akhir acara, gue gak sempet pamit sama anak-anak…Sorry ya guyss. Sukur banget gue jadi ketemuan sama Reva :) Akhirnya, kita ketemu juga ya jeunggg..hehe.

Dohhhhhhhh….it was totally funnnnnn!!!

Gue pulang dari acara ini dengan hati senang dan senyum sumringah :) Ini acara yang bagussss banget :)

Banyak booth buku-buku keren dan sale, ada juga booth batik seperti yang di ceritain Mas Deka di sini…asik banget deh :)

Akhir postingan ini, gue cuma mau bilang kata-kata yang di teriakkan Panji di panggung sewaktu dia perform.

Action speaks louder than words. But words, are easier to understand…So…Keep writing you guys :)

Love you Much!

Yessy Muchtar.

h1

The Ugly Truth

Oktober 25, 2009

Cerita ini fiksi belaka, bacanya santay aja ya…buat yang cowok…bacanya boleh sambil lepas celana *dikemplang* maaf..maksudnya buat yang cowok, bacanya jangan di masukin ke hati…si penulis gak ngomongin cowok dalam negri kok ;) pisssssss

 

Perempuan itu mengoleskan lipstik matte coklat pada bibirnya. Meyakinkan lagi bahwa make-upnya terlihat sempurna. Merapikan rambutnya. Melihat ke arah baju yang bermodel dada rendah terbuka. Dan ia pun siap pergi.

Sang perempuan tadi segera menuju sebuah cafe di pelataran lobby. Sudah ada seorang perempuan lagi disana. Sahabatnya. Bita.

Perempuan itu duduk setelah mendapatkan secangkir latte pesanannya. Dia langsung menyapa sahabatnya yang sudah menunggu itu.

“Sorry lama, gue lagi haid dear…sekalian ganti pembalut.”

“…”

“Sorrrryyyyyyyyy..gituh aja marah dehhhh..cepet tua tau!!!”

“…”

“Astaga Bita, lo beneran marah sama gue? Kan udah bilang sorry!”

Perempuan yang di sebut namanya Bita tadi tidak bergeming. Mengambil nafas panjang…dan…

“Sherly…”

“Yup?”

“Lo sadar gak siy, sedari tadi lo jalan dari toilet menuju tempat ini, berapa orang yang menoleh dan berpaling ke elo?”

“O ya?”

“Yang perempuan melihat dengan tatapan mata sinis dan benci ke arah lo. Yang lelaki? jangan di tanya…mereka seperti meneteskan air liurnya.”

“Lebay lo!”

“Gue serius!”

“Itu urusan mereka, cint…Sama sekali bukan urusan gue!”

“Kenapa siy lo dandan kayak gini?”

“Kayak gimana? Dandanan yang selalu bikin ereksi lelaki?”

“IYA!”

“Gue suka…mau apa ?”

“You looks cheap….”

“Well they dont buy me yet, i am a very high maintenence woman, you know?”

 

Bita diam. Seingat Bita. Dulu Sherly bukan wanita yang bisa berpakaian seperti itu. Dengan rok mini yang memperlihatkan kaki jenjangnya, dengan blouse berdada rendah yang ngepas badan. Sepatu yang terlalu tinggi. Rambut yang selalu terlihat seperti tidak pernah di sisir. Yang hebatnya, justru membuat Sherly amat sangat cantik.

Ibu kota telah mengubahnya.

“Bita, sayangku…kita gak akan berantem gara-gara pakaian ini kan?”

“Gue gak marah kok…”

“Ya kalo gak marah jangan diemmmmm”

“Gue cuma gak abis pikir…”

“Kenapa siy”

“Lo…bukan Sherly yang dulu.”

………..

Sekarang kedudukan berganti. Sherly yang diam, mengambil nafas panjang…dan berkata.

You know what honey? Dengan penampilan seperti ini….cowok-cowok bertekut lutut sama gue. Mereka ngemis semua minta deketan sama gue…!”

“Itu karena mereka mau badan lo”

“Oh …terus? masalah???”

“Mereka gak sayang sama lo…mereka gak deket sama lo untuk jadi lelaki lo…tapi cuma di dorong nafsu..”

“Astaga, Bita…lo pikir kalo kita deket sama cowok, terus mengharapkan mereka jadi pacar kita, menerima kita apa adanya, segala buruk dan bagus..dengan menjadi diri kita sendiri…bisa???”

“Kenapa gak bisa???”

“Sayanggggg…itu kenapa lo dapetin cowok aja susahhhh. Gue ngomong cowok yaaa, bukan pacar, bukan calon suami. Cowok..doang….yang bisa kita ajak dinner bareng, ngewine bareng, ngesex bareng…ya cowok-cowok kayak gituh dehhh. Stop deh…stop segala pikiran dan impian indah lo tentang bakal dapet cowok selama lo jadi diri lo sendiri”

“Kenapa? Gue nyaman sama diri gue sendiri! gue pinter! karier gue bagus! dan gue juga gak berpenampilan buruk!”

“Eh eh …siapa yang bilang lo berpenampilan buruk si? gue cuma bilang…Cowok itu lebih suka sama cewek yang cengar cengir aja, ngangguk-ngangguk dengan segala ucapan dia, gak berusaha untuk ngatur dia..pokoknya jangan pernah jadi diri lo sendiri kalo lo mau dapetin cowok! Cowok itu mudah di ajak kerjasama kalo otaknya udah terangsang dan hornynya tersalurkan…percaya deh, segala bakal jauh lebih lancar dan mudah!”

Bita terdiam…

“Lo punya badan bagus, toket bagus, kulit yang mulus…dengan sedikit dandanan berani, cowok-cowok bakalan ngantri sama elo! percaya dehhhhhh..”

“Gue gak mau dapetin cowok yang kayak gituh! sinting lo!”

“Oh…jadi lo mau yang kayak apa? Mm…? Trust me sista…sehebat, secool, sealimnya cowok yang lo pengen dapetin…mereka juga punya khayalan dapet pasangan sedikit binal…ngerti?”

“Sher…”

Yes dear?”

“Maaf ya…gue masih gak sependapat sama lo..”

“Gak papa…santay aja :) Toh gue juga gak minta lo untuk setuju sama gue cinta..hehe”

 

Malam hari

Apartement Bita

 

Bita baru saja menyalakan tvnya, ketika abangnya yang sudah sebulan ini tinggal di jakarta karena sedang mengurus perpindahan tugasnya datang sambil membawa sekotak Pizza.

“Masih panas, makan gih..kamu belum makan, kan?”

Bita mengangguk. Mengambil sepotong Pizza, menggigitnya pelan-pelan, menikmati kepulan asapnya, dan mengunyahnya perlahan.

“Tau gak…tadi aku ketemu seorang perempuan saat aku makan di restaurant pizza ini tadi”

“Ouw ya? Siapa?”

“Tadinya aku gak kenal. Tapi semua teman-temanku membicarakan perempuan ini dari menit pertama dia masuk dan duduk persis di sebelah meja kami. Dia datang bersama seorang teman perempuannya.”

“Cantik banget?”

“Mm…kami tidak bicara cantiknya. Tapi dia punya aura menarik yang luar biasa. Jarang-jarang aku bisa tertarik dengan perempuan macam ini.”

“Gimana menariknya?”

“Kamu bayangin, dia mengenakan rok mini yang memperlihat kaki jenjangnya. Rambutnya panjang terurai seperti tak tersisir, tapi jatuh dengan sempurna. Aku paling suka matanya…matanya bicara, matanya….mm…menggoda..hehe.”

“Abang kenalan?”

“Kami semua kenalan, termasuk temanku yang sudah beristri…hehe. Tapi cuma aku yang dapat kartu namanya…hebatkan abangmu ini! Sebentar aku ambilkan, kalo gak salah dia bekerja di perusahaan yang tidak jauh letaknya dengan kantor mu.”

Bita menerima sebuah kartu nama dari abangnya. Di situ jelas tertulis nama “Sherly Ferdiansyah” PR sebuah perusahan yang ia kenali, yang kebetulan sahabatnya, yang tadi sore baru saja berdebat tentang penampilannya.

Dini hari.

Rumah Sherly.

Suara handphone berbunyi…

“hey”

“Yes beib?”

“Sorry gangguin tidur lo”

“Gak papa dear…what’s up? are you okay?”

“Sher?”

Yess?”

“Besok ajarin gue bikin cowok ereksi ya?”

“Hahahahahahahah! kok gituhhh?”

“Lo udah bikin abang gue terpesona di restaurant pizza tadi.”

“Apa ? jadi Arman itu abang lo??? “

“Yup…dia abang gue yang gue bangga-banggain, yang selama ini gue anggap sebagai cowok tersempurna se jagat raya ini. Kalo lo udah bikin dia tergoda…you must be something else, beib

“Bita…ini emang nyebelin buat di akuin…tapi cowok emang gituh, gak perduli pinter, gak perduli mandiri, mereka…ya cuma begitu itu…We think they looking to our heart, but the truth is…they just care about our breast…”

“Fuuichh…tell me about it”

“The ugly truth, my dear…”

“Hehe..”

“C u sist..”

“I’ll call you ..”

 

 

 

Ps:

Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud meledek, menjelekkan pria. Tulisan ini hanyalah sebuah fiksi yang di tulis karena sang penulis terinspirasi sebuah film yang baru saja di tontonnya tadi siang. Penulis percaya bahwa banyak pria baik. Penulis percaya banyak pria “normal”…tapi penulis juga percaya…bahwa semua pria senang melihat keindahan, walalupun sering kali yang di ungkapkan adalah keluhan tentang pantas dan tidak pantas. Sekali lagi, ini cuma fiksi…Wokeh???

 

 

 

 

 

 

 

h1

Kalo Yessy Udah Menggonggong.

Oktober 23, 2009

(ini postingan pendek saja)

Pagi-pagi gue udah di bikin nyolot sama cowok bodoh yang merokok di dalam mikrolet, dengan asap mengarah ke gue.

Gak tau kenapa dengan santaynya gue ngomong gini…

“Mas, asap rokoknya ganggu tuh. Matiin dulu aja rokoknya.”

Dia cuma diam, dan mengarahkan rokoknya ke arah lain…Okey asapnya tidak mengenai gue.  Tapi jelas mengenai ibu-ibu sebelah gue yang langsung berubah kesal air mukanya. Lantas gue bilang lagi.

“Mas, emang susah ya kalo rokoknya di matiin dulu? asapnya ganggu banget niy.”

Dan dia tetap diam gak perduli.

Ohhh…..Jangan macem-macem sama gue yaaaa..pagi-pagi giniiihhhh…disaat gue mesti naik P20 lagiii, gue ini bini yang lagi di tinggal suaminya hampir 2 bulan! jadi lo gak usah dehhh macem-macem sama gue! perempuan sinting yang lagi senewen! itu namanya lo cari mati!

Mau tau apa yang gue lakukan?

“Pak sopir, berhenti sebentar,  mas, angkotnya udah berhenti…Gih turun dulu sana kalo mau nyelesein  ngerokok…entar ongkosnya sampe sini saya aja yang bayarin.”

Mas-mas itu diam…

Dan yak….dia turun langsung dengan muka bengis seperti mau nonjok orang. BODO!!! yang penting tuh manusia turun dari angkot yang gue tumpangin!

Dan damailah gue setidaknya sampai turun dari angkot tersebut.

Inti dari postingan pendek ini adalah…..

Gue lagi spaning dan senewen. Sedikitttt aja lo cari gara-gara sama gue…siap-siap gue gong-gong!!!

*tarik nafas…

*istighfar….

*Bismillah, semoga khilafku hari ini di maafkan sama Allah…

(Allah bilang….MINTA MAAF MULUUUU, EMANG LEBARAN!!!)

h1

Thing’s Will Happen Naturally.

Oktober 22, 2009

Gue mau aktif ngeblog lagi :)

Mau usahain blogwalking lagi *kecuali yang dot com dan dot net. Salam aja :P *.  Jadi kalo gue sombong, tolong di ingetin untuk menyambangi rumah kalian, gak papa…Please ya :)

Selain blog, gue punya mainan baru. Twitter :)

Duh, gue bisa bebassss pasang status-status dongo di sini. Jadi pleasefollow gue, dan lo bisa tau seberapa sinting gue sebenarnya ..hehe. *kampanye terselubung*

Gue lagi program diet lagi. *program diet mulu!*

Bukan, bukan program diet untuk kurus. Cuma sekarang gue gak mau makan terlalu banyak kolesterol dan gula. Gue udah ganti gula gue dengan gula yang zero sugar. Biar gimana juga gue punya bakat diabetes dari papa. Gue mesti jaga kesehatan kan, soalnya gue masih punya banyak cita-cita untuk di kejar. Cita-cita apa?

Menikahi Tora Sudiro.

Macarin salah satu anak SBY.

PDKT sama Andi Malarangeng.

*dibakar massa*

*disiram air keras*

*di kerubungin tawon*

WOYYYYY BERCANDA!!! Dih! Sadis bangetttt siyyyyyyyyyyy.

By theway, kemarin ada yang negur gue di ym. Seorang teman yang sebenarnya gak akrab banget. katanya ginih…

“Gue liat status FB lo udah mulai berubah”

“Maksudnya?”

“Iya, udah mulai insyaf dan tobat ya bu? ;) ) gak seru ahhh, muka nista lo itu buat maksiat ajaaa, bukan buat yang alim-alim..kita bakal kehilangan gilanya elo yang duluu jeunggg :)

There….

Gue tau dia bercanda. Tau banget….

Gue gak ngerti apa yang salah sama muka gue. Gak ngerti juga apa yang salah dengan sikap gue dulu. Perasaan gak segituh badungnya, gak segituh najies dan najongnya. Gak sebegituh maksiatnya seperti yang teman gue bilang. Tapi balik lagi. Itu kan perasaan gue aja. Teman-teman blogger yang udah jadi sahabat gue pasti tau gue sebenarnya biasa aja. Paket badan dan muka mesum ini cuma cover dari gue yang apa adanya, dan sumpah…gue gak seburuk yang di bilang teman gue itu.

Apa yang salah kalo gue merasa seharusnya gue pasang status yang bagus-bagus aja di FB?(kan yang dongo-dongonya udah di twitter :p)

Apa yang salah kalo gue merasa bersyukur dengan apa yang gue rasain? sekecil apapun itu? Mmm?

Emang siy, kalo di liat dari tampang dan rambut urakan ala suketi suzanna di film malam satu suro ini, gue keliatan..gemaaanaaaa banget gituh. Padahal mah….gak ada apa-apanya.

Gue cuma ibu rumah tangga yang juga bekerja sebagai karyawan swasta dengan satu anak ganteng super keren yang menunggu di rumah. Wiken gue cuma ibu-ibu biasa yang suka masak, suka ke mall, suka nyalon, suka merawat diri. Malam harinya gue akan mangkal di perempatan coca-cola dengan wig warna hijau, stoking jaring-jaring, dan bulu mata palsu motif domba.

BERCANDA!!!

Intinya. Gue tetep gue. Gue cuma mau jadi manusia yang lebih baik. Gak selamanya gue hidup di dunia. Gue bisa mati kapan aja. Bisa jadi sundel bolong kapan aja, dan bisa menghantui kalian di malam hari sambil ketawa..hi hi hi hi …

*ampun ya allah…maaf..itu saya cuma bercanda juga..Allah tau kan saya orang seperti apa?”

Atun bilang, bumi makin tua.

Manusia pasti mati. Cepat atau lambat. Gue gak mau mati dalam keadaan masih ginih-ginih aja. Gak mau mati dalam keadaan gak ada perubahan sedikitpun…gak mau. Gue mau ketika gue mati gue udah pinter menjawab pertanyaan malaikat di kuburan nanti. Siapa tuhan mu? Apa agama mu?

Yak! obrolan yang berat di pagi hari!!!

Yah…mati, hidup, rejeki, jodoh…kan cuma Tuhan yang tau. Bukan mama Loreng, bukan Ki Joko Bodo, bukan juga ke gendeng pamungkas. Mau kiamat kek!  kapan kek! gue cuma pengen belajar dari kehidupan yang fana ini. Gue pengen jadi perempuan yang bisa jadi perhiasan dunia untuk suaminya…du-du-du-du

HEH!!! siapa itu yang ngetawain sayah! saya sumpahin matanya bintitan 5 tahun!!!

So….

I believe everything will happen naturally. Every single silly thing. I just need to make up my mind. It’s me who decide what will i become in this world. (bikin kalimat ginian aja kudu buka kamu sampe 2 jam, hikssss)

Oh iya!

Gue bingung banget mau pake baju apa ke pesta blogger 2009 . …Apa??  gituan aja di pikirin??? Ya iyalahhhh!! itu kan momentnya kita ketemu secara langsung dengan teman-teman blogger! masak iya mau tampil gak maksimal!

Jadi gue mau pake kebaya, sasakan 25 cm, high heels, plus kain songket. *menepuk dada sendiri* Tapiiiiiiii….mengingat gue mesti nyaman dan leluasa berada di sana. Gue gak mungkin pake mini dress, gue takut gak bisa leluasa bergerak. Gua gak mungkin juga pake mantel bulu-bulu…disana kan bukan tempat mangkal para banci yaaaa nneeekkkkkkk. Gue juga gak mungkin pake segala sesuatu yang akan terlihat keren dan sekseh abies tapi bikin gue susah dan mati gaya saat acara nanti. So…dengan tekat bulat dan segala kekuatan planet jupiter. Gue memutuskan untuk mengenakan pakaian ala anak kampus :) Hehehehe….palingan di tuduh tante-tante nyamar. Ya gue tinggal bilang kalo gue mahasiswa S2 *pasang muka innocent, lipstik merah jambu, rambut kuncir dua dan kalo ketemu orang langsung joget sambil bilang: Alamakjanggg, ahik, ahik, ahik* hehehe.

Udah ah!

Kerja dulu ye :D

I see you all guys reall soonnnnnnnnnnnn :)

h1

What about Us?

Oktober 21, 2009

Ada asa yang terhembus angin jauh.
Bersulur-sulur ia pergi, menepi, dan harap kembali.

Sendu senyum bulan, setiap awal hari…kala matahari mengantikan tugasnya yang sudah lelah menjaga malam.

Ada embun memeluk erat pucuk daun dan malas lepas.
Ada tangis anak yang murka saat bundanya berangkat.

Jika semua perpisahan terasa berat, sedih, dan gundah…
Lantas kenapa kamu sebegitu mudah melakukannya?

Ada Aku…
Ada kamu…
Ada kita…

Pernah kita begitu dekat, erat…dan hangat tubuhmu mudah kudekap.
Saat aku jauh, adalah saat ku akrab dengan wajib waktu dan tugasku.

Tapi…
Hey…
Aku ingat kamu..
Ingat telepon berjam-jam kita…
Ingat foto-foto konyol yang oh…terus dan terus kita ulangi itu.

Ada cita dan harap dalam setiap gelak tawa yang kita ciptakan
Ada ceria dunia yang kita pancarkan pada semua

Ingat?
Ingat itu?

Jangan…
Jangan bilang kamu lupa…
Karena aku bahkan masih ingat akan setiap detik kita bersama.

Atau….
Kau putuskan untuk tak ada lagi dalam penggal kenangan itu?

Kenapa?
Aku tau mau jadi sahabat yang di tinggalkan.
Tapi sedihnya, kau sudah membuatku merasa seperti itu :
(


What about Us?

Don’t you think we have to stay together till ages?

Now and then? Mm? What do you think?

sampe nenek pake gigi palsu?? Edyannnn! The grandma’s!!! wakakakakakakka!

124545


imagesbdvbvdbvds