h1

Untuk seorang Teman.

Juni 10, 2009

Bicara soal marah, kesal, sebal…gue mungkin pakarnya. Agak memalukan memang, karena gue termasuk orang yang mudah tersulut emosinya, mudah terbakar amarahnya dan sedikit-sedikit panas sama umpatan orang yang padahal belum tentu di tujukan ke diri gue. I know, itu jelek…percaya deh, gue lagi belajar keras banget kok untuk mengatasi kelemahan gue yang satu itu.

Bicara soal sedih?

Waduh…

Maaf ya…gue gak pinter tuh. Bukan cuma gak pinter sedih, tapi gue memang tidak membiasakan diri gue bersedih. Masa kecil yang membentuk gue untuk gak gampang mengeluh susah dan menangis sedih. so, for some reasons, gue tidak termasuk orang yang sering menangis. Bagi gue, sedih adalah ketika gue membiarkan diri gue untuk kalah. Semantara menurut gue, kalo bisa menang, ngapain mesti ngalah?.

Konyol dan tolol mungkin kedengarannya, disaat orang banyak yang berseru “mengalah untuk menang” gue malah ngotot untuk menang dengan segala cara, maklum …sulung ;) dan 11 tahun jadi anak tunggal :P .

Tapi beberapa hari ini, entah kenapa gue mendapat ada aura kesedihan setiap kali gue melihat stats FB seorang teman. Statusnya berkata bahwa ibunya yang saat ini sedang berada di sebuah rumah sakit di semarang kembali di opname karena kanker payudaranya. Dan berpuluh-puluh doa dipanjatkan untuk kesembuhan dan keselamatan sang mama, serta ketabahan dan kekuatan untuk segenap keluarganya.

Pantas berhari-hari teman gue ini tidak on-line di BBnya, tidak aktif blognya. Dan ketika gue melihat status FBnya maka rasa penasaran gue terjawab. Teman gue itu saat ini sedang sedih, kalo boleh gue ketik ulang statusnya….

“.. Dear God, I’m dying to dance with my mother again.. Kuatkan dia ya, Allah.. Minta doanya ya teman2…”

Dan total puluhan komen yang berisikan doa-doa ditujukan kepada teman gue ini. Dengan bijaknya teman gue membalas semua komen tersebut dengan kata-kata :

“Terima kasih banyak, teman2. Walau masih lemah, Ibu pelan2 sudah mulai bisa diajak berkomunikasi. Tadi juga sudah minta sholat Subuh walau sambil berbaring. Insya Allah.

Terima kasih buat doa dan supportnya. Thank you, beyond words. Health is precious. Cherish it.

God Bless you all.”

Gue tidak bisa tidak berkaca-kaca memandang kalimat ini. Gue seperti terbawa perasaan dan ikut tenggelam haru dalam kata-kata itu. Tidak pernah mudah memang menyaksikan seseorang yang kita sayangi dalam keadaan lemah dan sakit.

Tapi gue percaya bahwa teman gue ini bisa kuat dan tabah menghadapi ujian yang sedang dihadapinya saat ini.

Buat mas Deka

Semoga Allah mendengarkan doa-doa yang teruntai. Semoga Allah menyambuhkan Ibundanya mas Deka, menghilangkan sakitnya dan tak akan pernah mendatangkannya kembali.

Masnya….kalimat ini aku contek dari sebuah komen di status seorang teman di FB….

‘ketika seorang hamba menangis, sesungguhnya Allah SWT & Malaikat berada disampingnya, menghitung airmatanya yg jatuh, untuk dibayar dengan kebahagian..One day..!’ so, no matter how hopeless, just hang On..coz we still have God..!

Tabah ya Mas…semoga mama cepat sembuh..Amien….*peluk-peluk masnya*

Ps:

Cant hardly wait to have you in my YM list with all the beautiful quotes.

22 komentar

  1. Bicara soal marah, kesal, sebal…gue mungkin pakarnya.

    Hmmm… berarti kau menguasai betul soal marahologi, kesalilogi, dan sebalilogi ya, Yess? Mantap!

    Duh, mestinya kamu panjatkan doa yang banyak, Yess, bukan malah peluk-peluk. Bukan muhrim tauk! :p

    Oh, fb…


    • gue kan lagi serius, Dan…lo juga serius kek komennya….


  2. Menyentuh ya Yes..
    suka banget gue dengan kata – kata menghitung air mata nanti digantikan dengan bahagia.

    Amiin ya Yess Amiin, semoga ibunya mas Deka cepat sembuh.

    Dan semoga Tuhan cepat mengganti air mata gue karena dikacangin mas DM dengan kebahagian

    Sambil menadahkan tangan ke atas…
    Amiiin :)


    • Sama Ka, bagi gue kalimat itu juga indah…makanya gue kopas :)

      Amien…semoga ibunya mas Deka cepat sembuh.


  3. bahagia baget punya teman seperti kamu, Yes… :-) Kirim doa juga buat temanmu itu ya, semoga ibunya sembuh kembali..


  4. Hmm…
    Kalimat yang lo kutip itu, gue tau dari mana, Yes… Kalimat yang cantik banget dan bikin gue sangat, sangat terharu.

    Soal sakitnya sang Mama, semoga saja Ibunda Mas Deka cepat mendapatkan kesembuhan… Amin.

    *Damn, gue jadi pingin nangis baca ini…*


    • Iya gue memang kutip dari seseorang yang komen di salah satu status lo, La…gue pikir bakalan pantas untuk postingan ini…thx ya :) makasih doanya….orangnya menghargai banget…


  5. :berdoa:


  6. ikut berdoa buat kesembuhan Mamanya Mas Deka


  7. moga segera pulih ya mbak,,


  8. Gw gk setuju dgn kata2 ‘Tulisan gak penting’ disebelah kanan atas blog ini…..

    See, dr sebuah tulisan terangkai Berjuta Do’a
    Turut mendoakan ya well


  9. See, dr sebuah postingan terangkai berjuta Do’a
    Turut mendoakan ya well…

    kayaknya ‘Tulisan gk penting ini’ disebelah kanan atas blog ini harus dihapus deh..ini tulisan penting tau !!!
    :)


    • komen sampe dua kali…edan! udah gitu dua duanya belum okeyyy…! huh!


  10. This is very sweet.

    Kata-kata memang pasti bisa menguatkan.

    Thanks ya, Yess…
    Terima kasih juga teman2.

    Beyond words. As I told you before, Ibu pasti bangga sekali anaknya ini dikelilingi oleh teman-teman yang baik hati, even teman-teman yang belum pernah ketemu sama sekali, yang dihubungkan oleh sebuah Blog.. :)

    THANKS.


  11. Hai Mas…

    Gimana kabar ibu? sudah baikan kah?
    Teman teman yang baik datang dari seseorang yang baik mas, dan kamu memang pantas mendapatkan itu.

    Sudah baca message facebook ku? take care ya :)


  12. kemarin itu aku gak ngerti baca statusmu di FB… ouw, ternyata ini tho asal muasalnya…

    aku turut berdoa atas kesembuhan ibu sahabatmu itu yess… tapi, kita gak usah sedih dg penyakit yg kita dapati, justru kita harus bersyukur, karena penyakit adalah cara Tuhan untuk merontokkan segala dosa. dan itu semua tergantung bagaimana cara kita menghadapinya… sabar dan ikhlas adalah jawabannya…

    salut buat kepedulianmu yess… I mean it!


  13. oh… pantes…

    mas deka pasti kuat menghadapi ini.


  14. ya ampunn… nice post bu…
    semoga lekas sembuh ya buat ibunya sahabatmu itu..



Tinggalkan sebuah Komentar