Jeda…

Kadang saya sering kali terlalu sibuk.

Terlalu sibuk memikirkan hal yang memang harus saya pikirkan.

Kapan saya bisa menyelesaikan target punya rumah, kapan saya bisa mulai mikirin Tangguh punya adek lagi atau enggak, atau mungkin, sekedar memikirkan untuk mengambil “jeda” atau berlanjut saja.

Saya lupa…

Sesekali saya hanya butuh beristirahat, mengambil nafas, memejamkan mata. Dan ingat betapa bahagia itu sungguh sangat mudah. Misalnya…hanya dengan melihat foto-foto ini saja…

4 pemikiran pada “Jeda…

  1. Imelda mengatakan:

    enjoy aja yess…..

  2. prih mengatakan:

    Jeda juga merupakan berkah saatnya tuk istirahat, menata hati melihat dengan perspektif baru. Foto2nya sangat bagus Jeng dan bernilai sejarah tinggi. Salam

  3. Molahanor mengatakan:

    hati mendungĂ Â juga mengandung energi energi positif yang dapat menimbulkan kebahagian jika kita dapat mengelolanya dengan benar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s