Jumlah pengangguran di Indonesia saat ini ada di angkat yang cukup tinggi. Sampai dengan January 2012 kemarin, jumlah pengangguran di Indonesia berada di angka 7.5 juta. Jika definisi dari pengangguran itu sendiri memiliki pergeseran, saya yakin angka yang disebutkan di atas akan bertambah lagi.
Setiap tahunnya, semua perguruan tinggi di Indonesia akan mencetak sarjana-sarjana baru yang siap dipekerjakan, namun tentunya akan mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan. Jangankan pekerjaan yang bisa disukai atau bidang yang diminati, pekerjaan yang secara harfiah cuma pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan dasar saja cukup sulit. Setuju?
Sampai dua tahun lalu mungkin saya termasuk orang yang berpikir seperti diatas. Cari kerja itu susah, lapangan yang tersedia dengan orang yang berebut pekerjaan itu rasionya gak seimbang, macem-macemlah.
Tapi, semenjak saya mulai menekuni dunia recruitment ini, saya baru tahu. Kita punya peluang yang sama untuk bersaing sehat dengan sesama pencari kerja dalam mencari posisi yang baik di perusahaan.
Bagaimana?
Satu hal yang saya sesali dari pendidikan di Indonesia, banyak mahasiswa lulus hanya dengan niat mencari kerja. Tidak banyak dari mereka tahu, bidang atau industri mana yang mereka minati? atau company apa yang kira-kira cocok dan membutuhkan skill mereka?
Kebanyakan mahasiswa akan lulus dengan pemikiran, duh, cari kerja aja dulu, jangan sombong dan milih-milih deh, dari pada nganggur lama-lama.
Sedikit banyak, peran orang tua rasanya ambil bagian di keputusan itu. Saya masih ingat orang tua saya sewaktu saya lulus kuliah dulu. mereka dengan cepat memaksa saya untuk mengambil semua tawaran yang datang untuk bekerja. Sekedar untuk dapat pengalaman dulu, atau sekedar untuk mengisi waktu dari pada nganggur.
Padahal, pemilihan awal itu adalah langkah pertama untuk menentukan penataan karier seseorang ke depan.
Begini, agak susah neranginnya. Gimana ya?
Saya mau kalian memilih tanpa jadi pemilih yang rewel. Misalnya: “Saya mau kerja apa aja asal jangan posisi sales atau merkating, susah ah.”
Jeng-jeng.
Pekerjaan apapun, akan bermulai dari sales atau “menjual” Bahkan dalam sebuah sesi interviewpun seseorang sedang berusaha untuk menjual dirinya sendiri. Setuju?
Ada banyak Company besar yang membuka program management trainee untuk semua mahasiswa fresh graduate S1. Saran saya, ikuti. masa depan akan lebih cerah jika bermula dari situ. You dont want to just have a job and end up with one position with a small sallary for the rest of your life, do you?
Take me as an example. I spent my six years just to be a regular staff in a big company, with a small salary, and no benefit at all. Lucky i am married with a guy that can afford me and my son, so that small salary that i got every month will just pass by to buy my powder or lipstick
But you dont want to be me. Dont. Finally, i have a good job with a good compensation and benefit at the age of 30. It was too late. But its better that never, sure
Now i am on my way to pursue my other goals. Hope i will get it real soon
Okey, balik lagi ke cari kerja. Sulit? Masa?
Setiap bulannya, saya pegang minimal 10 job yang harus yang cari kandidatnya. Masing-masing dari job itu punya bayaran dan keuntungan yang bagus. Sayangnya, kandidat yang baik dan bagus itu susah. Sering kali kita harus menghubungi orang yang itu-itu lagi untuk posisi yang sama di perusahaan yang berbeda. Sayang kan?
Mestinya posisi tersebut bisa kita bagi dengan mereka yang juga punya keahlian dan kemampuan yang mumpuni.
Sekarang, cara yang terbaik harus dimulai dengan memilih langkah awal bagi para sarjana yang baru lulus. Sekali lagi saya bilang, bahasa Inggris…aduh, maluuu kalo hari gini bahasa Inggris aja gak bisa. Gak usah yang fine dining, ala-ala fast food juga sikatttt.
Ini mungkin basi, tapi belajar. Bener deh. Gak semua orang beruntung waktu kuliah IP pas-pasan tapi sekarang bisa kerja di company dengan gaji puluhan juta
Sebagiam besar orang berjuang lewat test-test sulit yang harus mereka hadapi saat berjuang di penyaringan program management trainee. Sebagian lagi mesti belajar siang malam demi sebuah program ikatan dinas di perusahaan BUMN.
Punya cita-cita itu mesti setinggi langit. Ini cita-cita yang beneran ya…jangan cita-cita pengen jadi putri cantik dan diselamatkan sama pangeran ganteng yang pake acara berperang dengan naga. Tampar nih
Be somebody. Be someone important.
Kata orang, kalo mau jadi orang kaya jangan jadi keryawan, tapi business man aja. Waktu juga lebih felksibel.
Kata siapa?
Hari gini, umur 35tahun udah bisa punya gaji 150 juta. Atau mungkin usia 32 dengan gaji bersih 50 juta perbulan. Bagi sebagian orang, ini uang yang tidak banyak. Buat sebagian besar lainnya, ini sudah segalanya.
Work life balance juga bisa didapatkan walaupun kita pekerja kantoran. Suami saya yang entrepreneur seringkali harus mengorbankan Sabtu Minggunya untuk sekedar ketemu orang? See? Sama aja, kan?
Jadi, saya ada pada kesimpulan, cari kerja itu tidak susah. Selama kita memiliki skill dan nilai jual yang dibutuhkan pasar. Tentunya harus didukung dengan attitude yang baik, dong
So, what do you want to be?
akkk, belum lulus
Setuju. Tentunya ketika kuliah, harus sudah bisa menggali potensi positif masing-masing dan mengolahnya. Dengan demikian, ketika sudah lulus kemudian belum dapat kerja yang sesuai jurusan, apa salahnya kerja sesuai dengan keterampilan dan kemampuan di luar akdemisnya.
Salam,
Mochammad
http://mochammad4s.wordpress.com
http://piguranyapakuban.deviantart.com
Saya setuju Yess …
Dengan Skill – Pengetahuan … dan juga yang lebih penting attitude dan behaviour yang baik … saya rasa akan ada banyak perusahaan yang menyamber …
dan Kamu bener banget …
kalau bisa … bagi fresh graduate … kita mulai dengan menjadi manajemen trainee … ini awal yang bagus
salam saya Yess
Suka dengan postingan yang ini…… skill and attitude is most important things. perusahaan akan lebih menghargai orang yang memiliki integritas yang tinggi.
setuju bahwa untuk memulai karir akan lebih baik jika berawal dari program MT ato MDP gt…. membuka ksempatan untuk mengetahui core business perusahaan tsbt dan jenjang karir yang cepat….
Setuju dan jangan lupa career milestone juga harus kita miliki… hmmm satu lagi, jangan cepat menyerah… setiap bidang profesi punya tantangannya sendiri…..
bicara memang gampang mbak, tapi implementasinya sungguh sulit…
mbak bisa nulis di postingan karena posisi mbak saat ini seorang yang bekerja sebagai HRD, coba kalau posisi mbak sebagai pelamar kerja yang belum punya pekerjaan, yakin mau memposting tulisan tersebut?ckckckckckck
Yakin!
Karena saya pernah ada di posisi pencari kerja mati-matian sebelum saya mendapatkan posisi saya yang sekarang.
Dan saya sebelumnya juga bukan HRD.
Kalau kamu cuma segitu-segitu aja, percayalah…mau seberapa besar kamu mengungkapkan alasan. Kamu cuma banyak bicara, sedikit usaha.
Pahit?
Memang!
Tapi itu kenyataan, dan kamu bisa melakukan apapaun untuk mulai memperbaikinya. Gak ad akata terlambatlah….ck ck ck ck ck ck :p
Maaf ni mba,mau share,saya sudah usaha,sudah brdoa,sabar n skrg lg coba hal baru,karena sya seblumnya di IT,skrg pngen pndah haluan ke marketing,karena mnurut berapa rekan saya katanya “lo tuh jagonya bacot bukan nyekript (bkin script program)”..brdasarkan prtimbangan tadi salah tidak mba saya pindah haluan?? Fyi saya ad bnyak panggilan untuk IT tapi selalu merasa direndahkan,mngkin krna saya yg D3 n lebih bnyak pengalaman non formal ktimbng formalnya(lbh banyak bkin program TA)..mnurut mba gmn???mohon balasannya..
Pengalaman saya sebagai pemilik perusahaan. Bukannya susah mencari kerja, tapi milih2 kerjaannya yang susah. Apalagi begitu denger posisi Sales or Marketing, langsung lari ga liat belakang. Sales termasuk posisi yang seharusnya lebih memiliki potensi penghasilan yang lebih tinggi, dari segi komisi dan claim pengeluaran. Lulusan Sma/k/Diploma/S1 sekarang anti sales, heran saya.
Lain halnya dengan posisi Admin, yang begitu saya buka lowongan banjir CV. Jika saya tawarkan posisi sales kepada yang apply posisi admin, mereka dengan langtang menolak, dengan menyatakan tidak minat. Jadi bukan susah cari kerja, terlalu milih2 itu masalahnya.
yg paling penting berdoa…
cz rencana tuhan biasanya berakhir keindahan…
kadang qt udh berusaha mati2an buat dpt kerja,ikut tes sana sini kalu tuhan belum menghendaki yg belum bs tercapai…ak dl prnah ikut tes d perusahaan pnyedap rasa (ajno**to)..sp yg g tau???udh sampai tahap akhir eh gagal…selang beberapa bln akhirnya mendapatkan pekerjaan yg jauh lebih baik..
pokoknya banyak2 berdoa ” kesuksesan itu kewenangan tuhan bukan karna kepandaian dr manusia tsb”
CARI KERJA SEBENARNYA TIDAK SULIT,,,,BANYAK SEBENARNYA LOWONGAN, NAMUN PARA PENCARI KERJA YANG TIDAK SIAP/MEMPERSIAPKAN DIRI DENGAN BAIK.
DAN SATU LAGI MEREKA HANYA INGIN BEKERJA DI KOTA-KOTA BESAR,, PADAHAL DI KOTA-KOTA KECIL/KOTA KABUPATEN BANYAK LOWONGAN.,
NAH COBALAH DULU BEKERJA DI KOTA KECIL,,,,,,SEBAGAI PENGALAMAN
pengalaman aku sih, cari kerja itu ga susah.. yg susah adalah menemukan pekerjaan yg cocok, dan juga sesuai dengan latar belakang pendidikan..
dan lagi, kebanyakan lapangan kerja yg diinginkan berada di kota2 besar..
Reblogged this on VINCENT'S BRAIN JUICE and commented:
(Di-reblog karena banyak pemikirannya yang sama/mirip kayak pemikiran gw beberapa waktu belakangan ini)
Klo Ngomong Memang Gampang,-
ngOmong Memang Gampang,-